Saturday, February 28, 2009


aku tanya pada detik, masihkah aku mengingatnya. detik mengangguk.
aku tanya pada menit, masihkah aku memikirkannya. menit mengangguk.

aku tanya hal yang sama pada jam, hari, pekan, dan bulan. mereka juga mengangguk.
kualihkan pandangan pada tahun. belum sempat aku bertanya, tahun sudah memberikan anggukannya.

aku diam.

aku kuatir ini yang orang-orang namakan "mentok". ah aku tidak takut. ya sudahlah!

5 comments:

Ni Ketut 'epi' Susrini said...

ya sudahlah :D

Anonymous said...

dak aku adalah aku..
rasa ingin tahuku selalu mengejarmu
hingga ujung waktu....

========================
he he... putis juga dirimu tam? :P
oh iya, thx untuk komentarnya di galeriku ya... slm kreatif

Rambing Tour dan Travel Batam said...

Coba tanya ke gue, gue ga akan ngangguk...

sampiran said...

apakah salah
jika kau hanya mencoba setia?
apakah salah
jika kau hanya tak mau berpindah?

biarkan saja mereka mengangguk sepuasnya
bahkan hingga windu ataupun dekade

selama hatimu menuntunmu
selama kau masih bisa tersenyum
biarkan saja mereka mengangguk

*semangat tamtam!*

tamhitam said...

kok pada jadi sapardi djoko damono semua hihihi tapi keren2 euy puisi2nya. balbo:jangan2 balbo udah bukan designer :))
maria: ngangguk nggak tapi nabok kali ya :D
deazy: cooooool. uki duki gue bakal ikuti kata hati. tsah!!